Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Sesuatu yang berkaitan dengan seni dan desain selalu menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah desain interior yang memiliki sejarah yang panjang. Sejarah desain interior sendiri sudah mulai dari zaman manusia purba.

Tertarik untuk tahu lebih jauh? Simak informasi berikut ini ya.

Bagaimana Sejarah Desain Interior?
Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Sejarah dari Desain Interior

Sejarah desain interior dimulai sejak zaman manusia purba. Bagaimana bisa tahu? Ini karena ditemukan beberapa lukisan atau gambar di bagian dinding gua.

Gambar tersebut diperkirakan menjadi ornamen atau hiasan gua yang kala itu dijadikan tempat tinggal manusia purba. Gambar yang dibuat bervariasi, mulai dari tanaman, binatang hingga manusia. Gambar di gua tersebut membuat suasana bagian dalam gua menjadi lebih menarik dan hangat.

Setelah itu, bangsa Mesir kemudian membuat gubuk sederhana yang dilengkapi dekorasi dan furniture yang sederhana. Furniture tersebut terbuat dari kulit binatang. Selain itu, bangsa Mesir juga menggunakan vas yang sudah dilukis sebagai perabotan.

Seiring perkembangan zaman, bangsa Yunani kemudian membuat konstruksi bangunan yang tidak hanya kokoh namun juga indah. Setelah itu, bangsa Roma juga mengikuti jejak bangsa Yunani. Bangsa Yunani dan Roma kemudian menghiasi interior rumah menggunakan lantai mozaik, vas bunga dan lukisan.

Di Timur Tengah, muncul ciri khas baru pada bangunannya dengan Bizantium. Bizantium memiliki ciri yang identic dengan bangunan berkubah dan interior mewah.

Sama halnya dengan Timur Tengah, Bangsa Eropa di pertengahan abad (era Renaissance) juga memiliki ciri khas bangunannya sendiri. Kala itu, dinding rumah dilengkapi dengan lukisan indah, permadai dari velvet, furniture penuh ukiran.

Gaya interior bangsa Eropa ini identic dengan ornament seperti tempat lilin dan cermin yang artistic. Gaya tata ruang ini berlanjut hingga era Baroque.

Pergeseran Gaya Tata Ruang

Ternyata, popularitas interior yang megah dan mewah tidak bertahan terlalu lama. Gaya interior kemudian beralih ke gaya modern sederhana. Gaya tersebut diperkenalkan oleh Frank Lloyd lewat pembuatan The Prairie Style House.

Setelah adanya peruabahan tersebut, semakin banyak yang kemudian enggan menggunakan ornament interior yang berlebihan dan mahal. Sebaliknya, masyarakat semakin suka menggunakan material dari logam dan kaca.

Setelah Perang Dunia II, interior menjadi lebih eklektik seiring dengan ditemukannya vinyl untuk bahan lantai. Kemudian, pergeseran interior ke kontemporer dengan mengandalkan elemen interior sederhana dan warna cerah semakin diminati.

Lalu, bagaimana di Indonesia?

Indonesia memiliki gaya interior yang unik dan berbeda dari tempat lainnya. Jika Anda melihat, selama era penjajahan Belanda, banyak rumah yang dibangun dengan model rumah Belanda.

Tahun 1950 an, setelah kemerdekaan, desain rumah yang tidak sama dengan Belanda dan Jepang mulai dihadirkan lewat trend jengki. Rumah ini memiliki fasad unik, dinding miring dan menggunakan bebatuan alam sebagai dinding.

Tren jengki lalu diaplikasikanb di furniture dengan ciri khas ujung runcing, penggunaan karet dan rotan. Setelah itu, tren jengki banyak digunakan untuk menyempurnakan rumah modern.

Itulah sekilas mengenai sejarah desain interior. Jika Anda ingin memiliki rumah atau kantor dengan interior yang menarik, jangan ragu untuk menghubungi https://www.sribu.com/id/interior ya.

Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!

Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!

Membuat sketsa desain interior tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Kenapa? Salah satu alasannya adalah karena hasilnya bisa tidak maksimal.

Untuk membuat sketsa desain interior, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya:

  • Proporsi dan Skala Bangunan

Anda membuat tata ruang suatu bangunan. Tanpa proporsi dan skala bangunan yang tepat, akan membuat interior Anda menjadi kacau.

Misalnya, Anda tidak mengukur ruangannya terlebih dahulu. Kemudian, Anda langsung membeli sofa dan hasilnya, sofa tersebut terlalu besar untuk ruangan tersebut. Alhasil, sofa tidak bisa diletakkan di tempat yang tepat.

Anda bisa bertanya kepada pemilik rumah bisa juga melihat sketsa bangunan yang dimiliki. Setelah itu, Anda bisa mencoba untuk membuat sketsa interior bangunan tersebut.

  • Keinginan Klien

Pastikan jika Anda mengetahui dengan pasti apa keinginan klien. Anda bisa mengkonfirmasi konsep apa yang ingin diaplikasikan di ruangan tersebut. Dengan begitu, Anda bisa membuat desain interior yang sesuai dengan konsep.

Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!
Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!

Misalnya, dari bahan material yang digunakan, property, warna ruangan, aksesoris hingga pencahayaannya. Jadi, jangan ragu untuk mengkonfirmasi secara langsung ke klien Anda bahwa apa yang diinginkan sesuai dengan yang disampaikan.

  • Estimasi

Terkadang, ada yang butuh cepat sketsa interior karena alasan tertentu, Jadi, mau tidak mau, sebagai desainer interior  Anda tetap harus memperkirakan estimasi pembuatan sketsa dan aplikasinya. Aplikasi dalam hal ini bisa berkaitan dengan tukang hingga ketersediaan barangnya.

Jika waktunya mepet, maka mau tidak mau Anda harus merencanakan interior dengan bahan dan sumber daya yang ada. Dengan begitu, interior ruangan bisa segera mengaplikasikan desain di tata ruang bangunan.

  • Biaya

Tentu, ketika Anda membuat suatu desain interior, Anda butuh mempertimbangkan biaya. Biaya akan berpengaruh pada desain yang akan Anda buat.

Berpengaruh pada jasa? Bukan hanya pada jasa namun juga property yang akan digunakan.

Jika biaya terlalu kecil, maka mau tidak mau Anda harus menggunakan properti yang low budget. Jadi, pertimbangkan budget terlebih dahulu sebelum merubah tata ruang.

  • Konfirmasi Klien

Jika Anda sudah membuat sketsa, maka Anda harus meminta persetujuan dari klien. Bisa jadi, sketsa yang Anda buat tersebut harus direvisi ulang sehingga Anda harus merubah atau mengganti semuanya.

Jangan lupa untuk menjelaskan dan memberikan warna di sketsa yang Anda buat untuk presentasi dan agar klien mengerti. Dengan begitu, klien akan lebih mendapatkan gambaran secara menyeluruh dibandingkan sketsa tanpa warna.

Pastikan juga bahwa Anda mudah dihubungi. Dengan begitu, klien akan puas dengan pelayanan Anda selaku desainer interior.

Dengan beberapa pertimbangan di atas, Anda bisa mencoba membuat sketsa desain interior untuk klien Anda. Jangan lupa untuk kunjungi tips membuat logo terutama untuk Anda yang ingin tahu bagaimana cara membuat logo. 

Tips Membuat Logo dengan Harga Murah dan Hasil Memuaskan

Membuat logo mungkin terdengar sulit bagi sebagian orang. Terutama jika Anda belum menguasai teknik desain grafis dan masih awam dalam dunia desain. Karena alasan itulah kami menyajikan tips membuat logo dengan harga murah dan hasil memuaskan layaknya desainer profesional. Selain murah, tips yang kami sajikan juga sangat praktis sehingga Anda tidak akan disulitkan dengan banyak hal teknis.

Apalagi membuat logo bukan hanya sekadar menggambar icon. Logo harus memenuhi unsur-unsur logo yang baik agar mampu menunjang branding dan pemasaran. Jadi, kemampuan desain grafis saja tidak cukup untuk membuat logo. Pemahaman tentang konsep branding dan pemasaran juga sangat diperlukan.

Untuk mengatasi kendala di atas, silakan pelajari uraian di bawah ini.

 

Tips Membuat Logo dengan Harga Murah Berkualitas Premium

  • Gunakan Jasa Freelancer

Tips membuat dengan harga murah yang paling kami rekomendasikan adalah dengan menggunakan jasa freelancer. Saat ini, ada banyak situs freelance yang menyediakan jasa pembuatan logo, misalnya Sribulancer. Di situs-situs tersebut. Anda bisa dengan mudah mendapatkan bantuan dari desainer profesional yang tersebar di seluruh Indonesia.

Harga jasa yang ditawarkan pun sangat kompetitif. Budget ratusan ribu rupiah saja sudah cukup untuk menggunakan jasa freelancer. Tentu saja ini jauh lebih hemat dibandingkan opsi lain yang lebih mahal dan rumit. Hebatnya, kualitas hasil desain yang ditawarkan juga sangat memuaskan. Anda bisa melihat hasil karya para desainer freelance melalui portofolio yang tercantum di bagian profil.

Di sana, Anda bisa melihat pekerjaan freelancer dengan klien-klien mereka sebelumnya. Dengan begitu, Anda bisa menilai kompetensi dan kualitas pekerjaan antara freelancer yang satu dengan yang lain. Kemudian memilih salah satu freelancer untuk bekerja sama membuat logo bisnis Anda. Ini merupakan tips membuat logo dengan harga murah yang sangat kami sarankan.

 

  • Gunakan Aplikasi Desain Instan

Opsi lainnya adalah menggunakan aplikasi desain instan. Saat ini, ada banyak aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk membuat desain logo dengan mudah dan cepat. Apalagi di Play Store, ada banyak sekali aplikasi desain yang menawarkan fitur-fitur instan. Prosesnya pun cukup mudah karena aplikasi tersebut biasanya sudah menyertakan template bawaan.

Anda hanya perlu memilih salah satu template yang paling menarik. Lalu memodifikasi template tersebut sesuai selera Anda. Inspirasi desain pun bisa Anda dapatkan dari situs resmi maupun sumber-sumber lain seperti sympan blog. Ini juga salah satu tips membuat logo dengan harga murah yang sangat cocok untuk bisnis kecil dan UMKM. Selain hemat, hasilnya juga cukup memuaskan layaknya desainer profesional. Tergantung kreativitas dan ketelatenan Anda dalam membuat desain.

 

Siapa Bilang Membuat Logo Harus Bayar Mahal?

Dunia sudah berkembang dengan sangat pesat. Kini, membuat logo tidaklah sesulit yang selama ini Anda bayangkan. Meskipun Anda belum mampu menggunakan software desain grafis dan belum memiliki banyak budget, Anda tetap bisa mendapatkan logo perusahaan berkualitas premium dengan biaya yang hemat. Tips membuat logo dengan harga murah di atas adalah solusi bagi Anda yang sedang mengembangkan bisnis dan ingin mencapai level selanjutnya.

Tips Membuat Logo Agar Terlihat Menarik dan Profesional

Logo termasuk dalam salah satu bagian dari identitas suatu perusahaan atau kelompok. Peran logo yang sangat vital, khususnya dalam memperkuat berbagai bentuk company profile, membuat banyak orang mencari tips membuat logo layaknya desainer profesional. Hal ini sangat wajar karena membuat logo juga memiliki tantangan dan kesulitan tersendiri.

Logo harus memenuhi unsur-unsur spesifik agar mudah dikenali, diingat, dan dipahami maknanya oleh masyarakat. Setiap elemen yang ada di dalam logo merupakan representasi dari profil perusahaan. Sehingga tidak boleh ada satu bagian pun yang diabaikan. Kami sajikan beberapa rahasia agar Anda bisa membuat logo yang berkualitas dan mampu menunjang kinerja bisnis Anda.

 

Tips Membuat Logo untuk Memperkuat Branding dan Publikasi

  • Utamakan Kesederhanaan

Logo yang ideal adalah logo yang sederhana. Logo seharusnya dibuat sesimple mungkin agar mudah dikenal dan diingat. Walaupun sederhana, logo tetap harus mampu menyampaikan makna dan menjadi representasi bisnis Anda. Logo yang terlalu rumit dan ramai justru tidak efektif dan terkesan kurang menarik.

Selain itu, tips membuat logo juga selalu menekankan kesederhanaan agar lebih mudah untuk digunakan dan diaplikasikan untuk berbagai keperluan. Segala aktivitas bisnis seperti surat-menyurat, promosi, company profile, dan publikasi, pasti mencantumkan logo sebagai identitas utama. Karena itulah logo harus dibuat sederhana agar mudah digunakan dan digabungkan dengan konten lain di berbagai media.

  • Tanamkan Makna dan Kesan

Seperti yang sudah kita bahas di atas, setiap elemen dalam logo pasi mencerminkan makna tertentu. Jadi Anda harus benar-benar teliti dalam membuat desain logo agar bisa menyampaikan makna dan mencerminkan perusahaan Anda dengan maksimal. Ingat, logo adalah representasi atau wajah utama dari bisnis Anda.

Setiap elemen harus direncanakan dengan matang. Lihat saja Pancasila. Sebagai lambang negara, setiap elemen dalam desain Pancasila menyiratkan makna tertentu yang mencerminkan kepribadian Indonesia. Apakah anda akan menggunakan garis lurus atau lengkung, sudut yang tajam atau tumpul, hingga ke detail yang paling spesifik harus Anda perhatikan.

  • Perhatikan Relevansi

Usahakan agar logo Anda relevan dengan kondisi saat ini. Hal ini bisa diupayakan melalui pemilihan jenis font, kombinasi warna, dan penggunaan simbol-simbol di dalam desain. Logo yang relevan akan terlihat lebih kredibel dan menarik di mata masyarakat. Untuk profil perusahaan, Anda bisa mencari informasi di sympan blog tentang logo yang ideal untuk company profile.

Tetapi tips membuat logo pasti memperingatkan Anda untuk tidak terlalu trendy. Logo Anda harus bisa bertahan dalam jangka waktu yang lama. Membuat desain logo yang terlalu kekinian akan sangat rentan karena mudah tergeser dengan tren-tren baru. Jadi buatlah logo yang relevan dan mampu bertahan untuk jangka waktu yang lebih panjang.

 

Buat Logo Profesional untuk Bisnis Anda

Itulah beberapa rahasia di balik logo-logo yang sukses Selain unsur estetika, Anda juga harus mempertimbangkan segi fungsional dari logo yang Anda buat. Tujuannya adalah untuk menghasilkan logo yang menarik sekaligus efektif untuk branding dan pemasaran. Terapkan 3 tips membuat logo di atas agar Anda mendapatkan logo yang unik, estetis, sekaligus efektif untuk memperkuat karakter bisnis Anda.