Cari Tahu Keunggulan & Prinsip Kerja Mini Hoist

Untuk pekerjaan berbagai industri, perangkat hoist dirasa sudah tidak asing lagi penggunaannya. Kita sering menjumpainya di industri-industri pengangkatan atau lifting. Namun, Anda juga harus tahu bahwa hoist mempunyai versi mininya dan bernama mini hoist

Meskipun ukurannya tampak lebih kecil tapi hoist mini juga tidak kalah fungsinya dengan hoist biasa. Biasanya alasan memakai hoist berukuran kecil ini dengan pertimbangan untuk meningkatkan kecepatan kerja dan efisiensi khususnya bagi berbagai industri dan proyek konstruksi bangunan. Hoist mini ini bisa digunakan untuk membantu memindahkan dan mengangkat beban berat.

Keunggulan Penggunaan Mini Hoist 

Salah satu keunggulan peralatan pada pekerjaan lifting yang satu ini ialah harganya lebih terjangkau dibandingkan hoist standar. Walaupun begitu hoist mini cukup efektif dan efisien untuk membantu aktivitas kerja lebih efisien. Selain itu, hoist jenis ini juga sudah cukup mumpuni dimanfaatkan untuk pekerjaan lifting. Meskipun demikian alat ini hanya digunakan untuk kapasitas yang lebih ringan dibanding pekerjaan pada hoist standar

Pasalnya alat hoist mini menawarkan proses maintenance yang lebih mudah dan tidak membutuhkan daya listrik besar. Anda tidak perlu lagi khawatir terjadinya pembengkakan biaya operasional produksi dengan hoist mini.

Selain itu, komponen yang terdapat pada perangkat ini juga hampir sama seperti hoist standar, diantaranya ada stator copper, silicon steel, heat protector, rear and cover, friction plate dan lainnya.

Tipe Mini Hoist yang Perlu Anda Ketahui 

Sesuai dengan jenis standarnya, hoist mini terbagi ke dalam 2 jenis yaitu jenis electric dan manual. Untuk tipe electric, tentu saja memakai tenaga listrik. Biasanya alat ini lebih sesuai dipakai di workshop atau area dengan tekanan listrik standar. Jenis hoist ini mempunyai posisi tidak bisa dipindah-pindahkan atau fixed location saat melakukan pengangkatan. Namun, bukan berarti alat ini tidak bisa dipindahkan.

Hoist mini bisa dikatakan sangat portable karena Anda dapat memindahkannya kapan saja dan kemana saja. Anda bahkan dapat menambahkan dengan troli elektrik dan konstruksi rel sehingga pada bagian kerekannya dapat bergerak dengan sempurna mengikuti jalur relnya. Selain itu, pengangkatan beban yang dilakukan hoist ini biasanya bersifat vertikal dan memiliki sudut 45o. Alat hoist ini mempunyai desain pengereman mekanik menggunakan kanvas rem untuk mengunci benda atau beban yang diangkat dengan aman.

Prinsip Kerja Hoist Mini 

Cara kerja dari hoist mini ini kurang lebih sama seperti versi standar yang lebih mengandalkan wire rope atau kawat seling. Namun, jenis hoist yang berukuran kecil dianggap dapat dikontrol dengan maksimal. Selain itu, ukurannya lebih simpel dengan sistem kendali berbentuk remote dengan 2 tombol. Adapun listrik yang dipakai adalah tipe 1 phase sehingga jenis industri yang sangat sesuai untuk menggunakan alat ini ialah industri kecil atau rumahan. Sedangkan versi standar biasanya memakai daya listrik standar.

Beli Hoist Mini Berkualitas di Megajaya 

Kebutuhan akan hoist mini dengan menimbang harga dan efektivitasnya dalam sistem operasi perusahaan tentu menuntut Anda untuk membeli katrol elektrik mini ini. Memilih Megajaya.co.id sebagai tempat pembelian produk hoist Anda bisa menjadi pilihan ideal. Anda bisa menemukan beragam mini hoist di Megajaya. Langsung saja kunjungi situs Megajaya.co.id dan pilih produknya di sini!

Deteksi Kelainan Bayi, Cukupkah Dengan USG 2D?

Satu langkah yang bisa diambil ibu hamil untuk mengetahui kondisi kesehatan bayi yaitu dengan USG. Tapi bisakah USG 2D digunakan mendeteksi kelainan pada bayi?

USG pada prosesnya akan menampilkan citra bayi dalam perut dengan alat bernama transduser. Gambar yang ditampilkan masih berupa abstrak sehingga harus diterjemahkan oleh dokter lebih dulu. Walau demikian, gambar yang tampak sudah cukup mewakili kondisi sebenarnya.

Meski punya keterbatasan dalam aspek pencitraan, tapi USG 2D bisa dimanfaatkan sebagai skrining awal terhadap kondisi bayi dalam perut. Itu sebabnya, ibu hamil setidaknya disarankan untuk melakukan USG tiga kali selama masa kehamilan.

Warna dan Orientasi

Karena masih merupakan teknologi lama, gambar yang dihasilkan perlu diterjemahkan lebih dulu. Jelas berbeda jauh dengan USG 3D dan 4D yang mana gambarnya bisa teramati dengan jelas. Paling tidak ada dua aspek penting jika ingin memahami hasil USG, yaitu warna dan orientasi. 

Warna yang muncul pada USG ada tiga, yaitu hitam, putih, dan abu-abu. Hitam mewakili air ketuban, putih mewakili tulang bayi, dan warna abu-abu bisa diartikan sebagai jaringan tubuh. Dokter biasanya akan menjelaskan semua kondisi tersebut karena pada dasarnya USG 2D agak susah dipahami.

Orientasi gambar juga penting dalam USG karena akan menjelaskan letak kepala beserta posisi tulang belakang bayi. Mengetahui posisi kepala sangat penting terutama untuk mengetahui apakah terjadi sungsang atau tidak. Dari hasil tersebut, dokter bisa menyarankan perawatan lanjutan semisal terjadi sungsang.

Posisi tulang belakang juga penting untuk diketahui karena bisa memberitahu ke arah mana bayi sedang menghadap. Janin bergerak sangat dinamis dalam perut, dan mengetahui posisi tulang bisa menjelaskan posisi bayi sebenarnya.

Mampukah USG 2D Mendeteksi Kelainan?

USG tipe ini pada dasarnya mampu memberi gambaran jelas terkait kondisi fisik janin. Di dunia kedokteran, USG menjadi alat standar untuk pemindaian organ dalam tubuh sehingga sudah mampu diandalkan untuk mendeteksi segala bentuk kelainan pada janin.

Selain pertumbuhan dan perkembangan janin, USG 2D nyatanya mampu mendeteksi beberapa kelainan seperti Down syndrome yang muncul pada wajah bayi. Beberapa kondisi lain seperti kelainan perut (hernia umbilikalis), kelainan kepala (hidrosefalus), kelainan jantung, kelainan jari, kelainan bibir, dan kelengkapan organ dalam bayi juga bisa dideteksi.

Memang citra yang ditampilkan tak sejelas model 3D atau 4D, itu sebabnya USD 2D seringnya digunakan untuk skrining awal. Untuk konfirmasi lanjutan baru digunakan USG 3D dan 4D sehingga hasilnya lebih jelas. Persoalannya, hanya klinik dan rumah sakit tertentu saja yang memilikinya.

Termasuk ukuran bayi beserta perkembangannya juga bisa diamati dengan USG, bahkan usia kandungan janin. Jadi apakah USG 2D bisa mendeteksi kelainan bayi? Merujuk pada penjelasan tersebut, jelas bisa. Cek di sini penjelasan selengkapnya!

Tips Desain Dalam Rumah Minimalis Unik

Untuk menata bagian dalam rumah maka anda disebut penataan menggunakan desain interior. Desain interior ini merupakan salah satu cabang ilmu atau seni dalam membuat desain dan menata bagian dalam rumah sebagus dan senyaman mungkin. Sejarah desain interior di Indonesia sendiri dimulai dari tahun 1950 an dan berkembang hingga saat ini. Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak anda untuk tahu bagaimana desain interior. Lebih tepatnya kami akan memberikan informasi kepada anda mengenai tips desain dalam rumah minimalis sehingga anda bisa mendapatkan rumah atau hunian impian yang unik. Simak ulasan pentingnya di bawah ini supaya anda bisa menerapkannya di rumah anda!

  1. Memilih warna yang kontras

Jika anda ingin memiliki ruangan di dalam rumah anda yang mungkin unik, maka anda tentu saja harus berani beda. Salah satu yang bisa anda terapkan di rumaha anda adalah dengan memilih kontras pada ruangan di rumah anda. Anda bisa menambahkan warna kontras pada salah satu dinding di dalam ruangan di rumah anda sehingga bisa menambah kesan yang unik. Anda juga bisa menambahkan potongan kontemporer berupa garis lurus sehingga bisa membuat ruangan di rumah anda menjadi lebih unik.

  1. Memainkan pola

Tips untuk desain dalam rumah minimalis di rumah anda yang kedua adalah dengan memainkan pola. Supaya rumah atau hunian anda tidak terlalu ramai, maka jangan gunakan pola yang terlalu banyak karena itu bisa membuat rumah anda jadi kelihatan sangat ramai dan malah membuat yang melihat menjadi pusing. Namun jika anda mengusung konsep interior eklektik, maka tidak masalah jika anda memainkan banyak pola asal anda bisa menyambungkannya dengan baik. Anda bisa mencoba untuk menerapkan beberapa pola atau motif pada beberapa perabotan di rumah anda seperti misalnya gorden, karpet, dan lainnya. Pola yang anda gunakan pun bisa beragam mulai dari bunga, polkadot, atau damask. Anda bisa melakukan mix and match pola untuk mempercantik rumah anda.

  1. Memadukan berbagai jenis perabotan

Hal ketiga yang harus anda perhatikan jika ingin membuat interior rumah anda menjadi unik adalah anda bisa memadukan berbagai jenis dari perabotan. Untuk interior elektik ini anda bisa memasukkan furnitur yang memiliki variasi secara desain. Anda bisa mengumpulkan beberapa perabot dengan berbagai konsep misalnya anda ingin menggunakan konsep vintage atau konsep bohemian. Kemudian anda bisa menggabungkannya sehingga ruangan anda tampak unik tanpa tumpang tindih.

Itulah yang bisa kami sampaikan kepada anda semuanya mengenai tips untuk desain dalam rumah minimalis. Sebenarnya masih banyak sekali tips yang bisa anda lakukan ketika ingin membuat rumah anda jadi lebih unik walau konsepnya minimalis. Kami akan menyampaikannya di lain kesempatan. Semoga artikel yang kami berikan kali ini berguna dan bermanfaat bagi anda semua!

Bagaimana Membuat Desain Dalam Rumah Minimalis

Jika membahas mengenai rumah minimalis maka tentu saja tidak akan ada pernah habisnya ya. Rumah minimalis ini merupakan salah satu konsep yang sekarang ini banyak dicari dan diincar oleh orang-orang karena memang rumah minimalis memiliki konsep yang bagus. Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak anda untuk membuat desain dalam rumah minimalis yang fokus ke interiornya. Simak ulasan berikut ini!

  1. Menggunakan warna cerah untuk cat dinding

Sebagian dari anda mungkin anda yang menginginkan menggunakan cat dinding dengan warna gelap karena ingin membuat ruangan kelihatan lebih elegan dan mewah. Namun cat yang berwarna gelap ini bisa menyerap cahaya dan tidak bisa memantulkannya sehingga membuat ruangan di rumah anda jadi kelihatan lebih sempit. Kami menyarankan supaya anda menggunakan warna yang cerah untuk cat dinding di rumah anda sehingga membuat ruangan jadi kelihatan lebih lapangan dan luas.

  1. Jangan meletakkan perabot di pinggir

Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika sedang membuat desain rumah yang minimalis. Salah satunya adalah jangan terlalu banyak meletakkan perabotan di dinding atau di pinggir ruangan karena itu bisa membuat rumah anda jadi kelihatan sempit. Lebih baik anda meletakkan perabotan atau furniture di tengah ruang sehingga membuat ruangan di rumah anda jadi kelihatan lebih luas dan lapang.

  1. Memanfaatkan penggunaan perabot multifungsi

Sebisa mungkin untuk menggunakan furniture yang memiliki banyak fungsi sekaligus sehingga bisa membantu untuk meningkatkan fungsi di rumah anda dan meminimalkan penempatan untuk perabot. Misalnya saja anda menggunakan meja yang juga bisa digunakan sebagai rak penyimpanan atau sofa yang bisa ditarik dan dilipat menjadi kasur.

  1. Menambahkan cermin

Untuk membuat desain dalam rumah minimalis, anda juga bisa menambahkan cermin di beberapa ruangan di rumah anda. Cermin yang ada di rumah anda ini akan membuat rumah anda jadi kelihatan lebih besar, anda bisa menambahkan cermin sebagai statement piece di dalam ruangan di rumah anda sehingga bisa menambahkan kesan minimalis di hunian anda.

  1. Penggunaan warna monokromatik

Tips selanjutnya yang harus anda perhatikan ketika anda membuat rumah yang minimalis adalah anda bisa menggunakan warna yang monokromatik. Misalnya saja anda bisa menggunakan cat dinding, ubin, aksesoris, atau furniture menggunakan warna monokrom seperti warna putih, krem, atau hitam sehingga itu nantinya membuat ruangan di rumah anda menjadi lebih besar dan membuat konsep di rumah anda menjadi lebih hidup.

Itulah beberap informasi yang bisa kami sampaikan kepada anda semua mengenai bagaimana membuat desain dalam rumah minimalis. Jika anda ingin menggunakan jasa interior atau arsitek maka bisa memeriksa dina profile yang telah mengerjakan banyak proyek rumah minimalis. Semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat bagi anda semuanya ya!