Magnolia Residence, Hunian Hijau Nyaman di Tengah Kepadatan Kota

Magnolia Residence, Hunian Hijau Nyaman di Tengah Kepadatan Kota

Magnolia Residence adalah solusi bagi warga kota Tangerang dan sekitarnya yang sedang mencari hunian hijau yang nyaman di tengah hiruk pikuknya kota. Hunian ini berada di tengah-tengah lingkungan yang hijau dan asri, sehingga pastinya nyaman untuk setiap anggota keluarga.

Magnolia Residence menawarkan berbagai keunggulan untuk dinikmati berupa:

  • Lingkungan yang hijau

Hunian ini dikelilingi oleh taman hijau yang bukan hanya menghijaukan lingkungan namun juga memberikan udara yang segar dan bebas polusi

  • Hunian yang sehat

Hunian ini memiliki desain terbuka dengan plafon tinggi untuk memastikan sirkulasi udara berjalan dengan lancar

  • Letaknya yang super strategis

Penghuni  Magnolia Residence memiliki akses yang mudah dan dekat ke berbagai area public seperti sekolah, pusat perbelanjaan besar, dan sarana transportasi seperti Terminal Cimone dan Stasiun Pasar Lama. Semua area publik tersebut berada dalam jangkauan dengan jarak tempuh maksimal 10 menit. 

  • Fasilitas lengkap

Tidak hanya menawarkan lingkungan yang hijau dan asri, hunian ini juga memiliki berbagai fasilitas untuk mendukung kenyamanan penghuninya. Fasilitas yang tersedia berupa one gate system dan sistem keamanan 24 jam, klinik yang beroperasi 24 jam, apotik, minimarket yang menyediakan berbagai barang kebutuhan, hingga fasilitas shuttle bus yang memudahkan para penghuninya untuk bepergian.

Selain semua keunggulan tersebut, Magnolia Residence juga memiliki area komersil. Area komersil berupa ruko 2 lantai ini berukuran LB/LT 165 m2/103 m2.  Ruko ini berada di area yang strategis. Mengapa? Karena kawasan di sekitar perumahan Magnolia Residence ini didominasi oleh pabrik. Para pekerja dan pengusaha pabrik tentunya memiliki berbagai jenis kebutuhan masing-masing. Hal ini merupakan potensi yang tidak boleh disia-siakan. 

Magnolia Residence hadir dengan berbagai keunggulan yang sayang untuk dilewatkan. Hunian ini mampu memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Di sisi lain, hunian ini juga memiliki potensi ekonomi yang tinggi baik dari pemanfaatan area komersil maupun hunian sebagai investasi.  Miliki sekarang juga dan dapatkan promo menarik Magnolia residence hanya untuk Anda.

Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Sesuatu yang berkaitan dengan seni dan desain selalu menarik untuk dibahas. Salah satunya adalah desain interior yang memiliki sejarah yang panjang. Sejarah desain interior sendiri sudah mulai dari zaman manusia purba.

Tertarik untuk tahu lebih jauh? Simak informasi berikut ini ya.

Bagaimana Sejarah Desain Interior?
Bagaimana Sejarah Desain Interior?

Sejarah dari Desain Interior

Sejarah desain interior dimulai sejak zaman manusia purba. Bagaimana bisa tahu? Ini karena ditemukan beberapa lukisan atau gambar di bagian dinding gua.

Gambar tersebut diperkirakan menjadi ornamen atau hiasan gua yang kala itu dijadikan tempat tinggal manusia purba. Gambar yang dibuat bervariasi, mulai dari tanaman, binatang hingga manusia. Gambar di gua tersebut membuat suasana bagian dalam gua menjadi lebih menarik dan hangat.

Setelah itu, bangsa Mesir kemudian membuat gubuk sederhana yang dilengkapi dekorasi dan furniture yang sederhana. Furniture tersebut terbuat dari kulit binatang. Selain itu, bangsa Mesir juga menggunakan vas yang sudah dilukis sebagai perabotan.

Seiring perkembangan zaman, bangsa Yunani kemudian membuat konstruksi bangunan yang tidak hanya kokoh namun juga indah. Setelah itu, bangsa Roma juga mengikuti jejak bangsa Yunani. Bangsa Yunani dan Roma kemudian menghiasi interior rumah menggunakan lantai mozaik, vas bunga dan lukisan.

Di Timur Tengah, muncul ciri khas baru pada bangunannya dengan Bizantium. Bizantium memiliki ciri yang identic dengan bangunan berkubah dan interior mewah.

Sama halnya dengan Timur Tengah, Bangsa Eropa di pertengahan abad (era Renaissance) juga memiliki ciri khas bangunannya sendiri. Kala itu, dinding rumah dilengkapi dengan lukisan indah, permadai dari velvet, furniture penuh ukiran.

Gaya interior bangsa Eropa ini identic dengan ornament seperti tempat lilin dan cermin yang artistic. Gaya tata ruang ini berlanjut hingga era Baroque.

Pergeseran Gaya Tata Ruang

Ternyata, popularitas interior yang megah dan mewah tidak bertahan terlalu lama. Gaya interior kemudian beralih ke gaya modern sederhana. Gaya tersebut diperkenalkan oleh Frank Lloyd lewat pembuatan The Prairie Style House.

Setelah adanya peruabahan tersebut, semakin banyak yang kemudian enggan menggunakan ornament interior yang berlebihan dan mahal. Sebaliknya, masyarakat semakin suka menggunakan material dari logam dan kaca.

Setelah Perang Dunia II, interior menjadi lebih eklektik seiring dengan ditemukannya vinyl untuk bahan lantai. Kemudian, pergeseran interior ke kontemporer dengan mengandalkan elemen interior sederhana dan warna cerah semakin diminati.

Lalu, bagaimana di Indonesia?

Indonesia memiliki gaya interior yang unik dan berbeda dari tempat lainnya. Jika Anda melihat, selama era penjajahan Belanda, banyak rumah yang dibangun dengan model rumah Belanda.

Tahun 1950 an, setelah kemerdekaan, desain rumah yang tidak sama dengan Belanda dan Jepang mulai dihadirkan lewat trend jengki. Rumah ini memiliki fasad unik, dinding miring dan menggunakan bebatuan alam sebagai dinding.

Tren jengki lalu diaplikasikanb di furniture dengan ciri khas ujung runcing, penggunaan karet dan rotan. Setelah itu, tren jengki banyak digunakan untuk menyempurnakan rumah modern.

Itulah sekilas mengenai sejarah desain interior. Jika Anda ingin memiliki rumah atau kantor dengan interior yang menarik, jangan ragu untuk menghubungi https://www.sribu.com/id/interior ya.

Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!

Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!

Membuat sketsa desain interior tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Kenapa? Salah satu alasannya adalah karena hasilnya bisa tidak maksimal.

Untuk membuat sketsa desain interior, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya:

  • Proporsi dan Skala Bangunan

Anda membuat tata ruang suatu bangunan. Tanpa proporsi dan skala bangunan yang tepat, akan membuat interior Anda menjadi kacau.

Misalnya, Anda tidak mengukur ruangannya terlebih dahulu. Kemudian, Anda langsung membeli sofa dan hasilnya, sofa tersebut terlalu besar untuk ruangan tersebut. Alhasil, sofa tidak bisa diletakkan di tempat yang tepat.

Anda bisa bertanya kepada pemilik rumah bisa juga melihat sketsa bangunan yang dimiliki. Setelah itu, Anda bisa mencoba untuk membuat sketsa interior bangunan tersebut.

  • Keinginan Klien

Pastikan jika Anda mengetahui dengan pasti apa keinginan klien. Anda bisa mengkonfirmasi konsep apa yang ingin diaplikasikan di ruangan tersebut. Dengan begitu, Anda bisa membuat desain interior yang sesuai dengan konsep.

Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!
Sebelum Buat Sketsa Desain Interior, Perhatikan Dulu Hal Ini!

Misalnya, dari bahan material yang digunakan, property, warna ruangan, aksesoris hingga pencahayaannya. Jadi, jangan ragu untuk mengkonfirmasi secara langsung ke klien Anda bahwa apa yang diinginkan sesuai dengan yang disampaikan.

  • Estimasi

Terkadang, ada yang butuh cepat sketsa interior karena alasan tertentu, Jadi, mau tidak mau, sebagai desainer interior  Anda tetap harus memperkirakan estimasi pembuatan sketsa dan aplikasinya. Aplikasi dalam hal ini bisa berkaitan dengan tukang hingga ketersediaan barangnya.

Jika waktunya mepet, maka mau tidak mau Anda harus merencanakan interior dengan bahan dan sumber daya yang ada. Dengan begitu, interior ruangan bisa segera mengaplikasikan desain di tata ruang bangunan.

  • Biaya

Tentu, ketika Anda membuat suatu desain interior, Anda butuh mempertimbangkan biaya. Biaya akan berpengaruh pada desain yang akan Anda buat.

Berpengaruh pada jasa? Bukan hanya pada jasa namun juga property yang akan digunakan.

Jika biaya terlalu kecil, maka mau tidak mau Anda harus menggunakan properti yang low budget. Jadi, pertimbangkan budget terlebih dahulu sebelum merubah tata ruang.

  • Konfirmasi Klien

Jika Anda sudah membuat sketsa, maka Anda harus meminta persetujuan dari klien. Bisa jadi, sketsa yang Anda buat tersebut harus direvisi ulang sehingga Anda harus merubah atau mengganti semuanya.

Jangan lupa untuk menjelaskan dan memberikan warna di sketsa yang Anda buat untuk presentasi dan agar klien mengerti. Dengan begitu, klien akan lebih mendapatkan gambaran secara menyeluruh dibandingkan sketsa tanpa warna.

Pastikan juga bahwa Anda mudah dihubungi. Dengan begitu, klien akan puas dengan pelayanan Anda selaku desainer interior.

Dengan beberapa pertimbangan di atas, Anda bisa mencoba membuat sketsa desain interior untuk klien Anda. Jangan lupa untuk kunjungi tips membuat logo terutama untuk Anda yang ingin tahu bagaimana cara membuat logo. 

Beragam Jenis Sofa Untuk Mempercantik Ruang Tamu

Memulai dekorasi ruang tamu dengan memilih sofa adalah ide yang tepat. Biar bagaimanapun, sofa adalah focus point dari dekorasi ruang tamu. Kehadirannya akan mempengaruhi tampilan ruang tamu secara menyeluruh. Oleh karenanya, Anda harus mengetahui beragam jenis sofa untuk bisa memilih properti yang tepat guna mendapatkan hasil dekorasi yang maksimal.

Berbincang tentang jenis sofa, ada cukup banyak variasi dan model yang tersedia di pasaran. Tentu saja, Anda perlu mengetahui beberapa variasi tersebut untuk mendapatkan opsi sofa yang tepat dan sesuai dengan gaya dekorasi ruang tamu Anda.

Nah, apa saja jenis sofa yang tersedia dan bisa dijadikan opsi yang tepat? Simak beberapa ulasan di bawah ini.

Ragam Jenis Sofa Untuk Ruang Tamu

Sebagaimana disinggung di awal bahwa ada cukup banyak jenis sofa yang tersedia di pasaran. Adapun beragam variasi sofa yang bisa dijadikan pilihan untuk mempercantik ruang tamu adalah sebagai berikut:

  • Sofa minimalis

Jika Anda memiliki ruang tamu yang cenderung mungil dan kecil, maka sofa minimalis bisa menjadi opsi yang tepat. Seperti namanya, sofa ini cenderung memiliki ukuran yang tidak terlalu besar sehingga bisa klik dengan ruang tamu kecil Anda.

  • Sectional sofa

Sectional sofa adalah salah satu variasi terbaik sofa yang menjadi pilihan banyak masyarakat. Sofa ini sangat menarik karena membentuk huruf L dan menyediakan cukup banyak space untuk duduk. Namun, variasi sofa ini kurang cocok untuk ruang tamu minimalis.

  • Sofa puff

Sofa puff adalah opsi sofa modern yang cukup unik. Ya, sofa ini unik karena tidak memiliki sandaran. Ada kesan minimalis yang tergambar dari jenis sofa ini. Nah, umumnya, sofa puff ditempatkan menempel pada bagian dinding ruang tamu.

Poin di atas menunjukkan beragam jenis sofa yang bisa Anda jadikan opsi yang sangat menarik untuk Anda. Cek detail masing-masing sofa dan pilih mana sofa yang cocok untuk dekorasi ruang tamu Anda. Dengan sofa yang tepat, tentu ruang tamu Anda akan terlihat lebih menarik dan nyaman. Semoga bermanfaat!