Cara Edit Video Vlog

Cara editing video

Cara Edit Video Vlog

Vlog saat ini menjadi salah satu jenis video yang banyak dipilih. Ini karena jenis video ini adalah mengenai kehidupan pribadi atau mengenai suatu perjalanan yang dilakukan diri sendiri. Namun, untuk membuat video seperti vlog tidaklah mudah. Terutama jika Anda melakukan pengambilan gambar sendiri, tanpa bantuan dari orang lain. Point pentingnya adalah angle gambar agar gambar tersebut terlihat menarik.

Pra Produksi dan Produksi

Sebelum shoot sekalipun, Anda juga harus mengetahui tentang apa saja yang harus diambil gambarnya. Kemudian Anda bisa menjelaskan mengenai hal tersebut. Misalnya Anda berkunjung ke toko dan menjelaskan mengenai jenis sofa untuk mempercantik ruang tamu yang dapat dipilih.

Jangan lupa untuk menggunakan peralatan yang tepat. Mulai dari penggunaan kamera atau ponsel, tripod atau monopod, mic eksternal, lighting dan memori yang menunjang pengambilan video. Cek apakah perlengkapan tersebut bekerja dengan baik atau tidak. Setelah itu, Anda bisa bersiap untuk mengambil video.

Setelah persiapan selesai, Anda bisa langsung mengambil gambar, pastikan angle pengambilan gambarnya. Jangan sampai semua gambarnya hanya mengarah ke kepala Anda ataupun leher Anda. jika pun Anda tidak ingin terlalu terlihat atau hanya ingin menjelaskan saja, Anda bisa fokus pada objek yang Anda bidik.

Pasca Produksi

Jika dirasa semua gambar yang diperlukan sudah diambil, maka siapkan software untuk mengeditnya. Anda bisa menggunakan aplikasi yang ada di ponsel ataupun di komputer. Kelemahannya jika menggunakan ponsel adalah Anda tidak bisa mengedit video dengan durasi yang panjang. Namun jika menggunakan komputer, Anda bisa lebih leluasa untuk mengeditnya.

cutting scene
cutting scene saat pasca produksi

Setelah Anda menentukan videonya, jangan lupa untuk mengimport. Setelah itu, lakukan tahapan berikut ini:

  1. Drag video ke timeline window. Posisikan video sesuai dengan urutan yang Anda inginkan.
  2. Split atau cut video sesuai dengan keinginan Anda.
  3. Sebelum ditambahkan dengan musik ataupun voice over, tulisan ataupun credit title, cek terlebih dahulu. Apakah isinya sudah runtut dan dapat menceritakan sesuatu atau tidak. misalnya menceritakan mengenai perjalanan Anda. Jika belum, maka perbaiki terlebih dahulu. Jika perlu, Anda bisa menggunakan color correction.
  4. Tambahkan musik atau voice over. File ini ditambahkan untuk memperkuat pesan ataupun video yang dibuat. Misalnya memberikan kesan ceria. Dengan begitu, orang lain juga akan menikmati video tersebut.
  5. Jangan lupa untuk menambahkan tulisan agar orang lain tahu apa yang sedang Anda bicarakan. Selain itu, jangan lupa untuk menambahkan logo dan credit title.
  6. Jika semuanya sudah selesai dan video sesuai dengan yang Anda inginkan, maka Anda bisa langsung mengekspor video tersebut ke format file video misalnya .MP4.

Dengan cara edit tersebut, Anda bisa mendapatkan video yang sesuai dengan yang Anda inginkan. Selamat mencoba!

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Sumber Skripsi

Cara Menulis Daftar Pustaka dari Sumber Skripsi

Daftar pustaka harus disusun dengan baik dan benar sesuai aturan yang berlaku. Ada tata cara penulisan daftar pustaka yang harus Anda patuhi dengan baik. Penulisan daftar pustaka juga bisa berbeda-beda sesuai sumber yang digunakan. Berikut adalah cara menulis daftar pustaka yang benar dari sumber skripsi.

  1. Nama Penulis

Nama penulis dituliskan pertama kali dalam daftar pustaka. Sama seperti penulisan daftar pustaka untuk buku maupun jurnal, nama penulis dituliskan dengan urutan terbalik. Nama belakang ditulis lebih dahulu baru nama depannya dan dipisahkan memakai tanda koma.

  1. Tahun Penulisan

Tahun penulisan dituliskan setelah nama penulis. Tahun penulisan yang dimaksud di sini adalah tahun penulisan skripsi. Sama seperti aturan menulis daftar pustaka dari sumber buku dan jurnal, nama penulis dan tahun dipisahkan dengan tanda titik. Begitu juga dengan data-data berikutnya, dipisahkan memakai tanda titik.

  1. Judul Skripsi

Judul skripsi yang Anda pakai ditulis setelah tahun penulisan. Judul ditulis lengkap dan jelas sesuai dengan judul skripsi yang digunakan sebagai sumber. Jika ada subjudul maka harus dicantumkan juga pada daftar pustaka. Judul skripsi dicetak miring, sama seperti tata cara penulisan daftar pustaka dari sumber jurnal dan buku.

  1. Keterangan Skripsi

Ada bagian yang berbeda dari penulisan sumber buku dan jurnal. Setelah judul skripsi ditulis, perlu dituliskan keterangan ‘Skripsi’. Selain itu, perlu juga ditambahkan keterangan ‘Tidak Diterbitkan’. Keterangan ini digunakan untuk memberi informasi bahwa sumber tersebut berasal dari skripsi dan bukan karya tulis yang diterbitkan.

  1. Fakultas, Jurusan, dan Universitas

Data terakhir yang perlu dituliskan adalah nama fakultas, jurusan, dan universitas secara berurutan. Jangan lupa, di bagian akhir sertakan juga kota universitas. Semua dipisahkan dengan menggunakan tanda titik dan harus dituliskan lengkap (untuk nama fakultas bisa disingkat).

Itulah tata cara menulis daftar pustaka yang bersumber dari skripsi. Pastikan Anda menulis data dengan benar dan jelas. Selain dari skripsi, Anda bisa menggunakan sumber lainnya untuk membantu penulisan karya ilmiah Anda. Sumber lain bisa didapat dari buku, jurnal, artikel, dan lain sebagainya.